Memang mau terus bahagia? Trus inginnya sehat terus, chur? Terus ngerasa surga dunia dan berharap sampai akhir? Duhhh jangan mimpi, ichur.Sudah lama tidak berbicara dengan hati kecil, terkadang Ia, si diri dalam tubuh ini yang tak tampak sebegitu sewot menghadapi hidup. Secara klau kita pikir, jiwa dan raga kan sudah satu paket. Sakitnya kita bakal barengan, begitu juga klau kita senang. Tapi sepertinya gak gitu deh… 

Hati kecil kita yang entah cocoknya kita sebut apa, punya pandangan hidup yang berbeda. Ia adalah best friend terbaik yang kita semua miliki. Untuk berjumpa dengannya butuh momen khusus dan pas. Tak setiap waktu kita bisa ketemu dan berbincang, tapi jangan dikira lain, justru Ia yang sangat setia menemani kita hidup.

Seketika kita sendiri, ia setia menemani. Muncul untuk menguatkan kita yang lemah. Yah kita kadang lupa keberadaannya jikalah kita senang. Tapi Ia tak akan merasa tersingkirkan dengan begitu. 

Untuk Ia, yang setia menguatkan hidup saya – terimakasih. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s