Kini, saya mulai menghapus keinginan dan pertanyaan.  Kenapa?
Karena memciptakan keinginan butuh tenaga untuk mengwujudkanya. Begitupun bertanya – yang butuh jawaban.
Kedepan, saya tak ingin dua kata itu hadir dalam hari-hari saya. Biarkan saya berjalan tanpa rencan dan tanya. Karena tak cukup lagi energi diri dan kata untuk menjawab. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s