Di taman nan raya, belakang rumah gunung ada pohon kamboja berbunga merah. Tidak ada alasan pasti saya menanam kamboja di pekarangan belakang. Salah satu sobih saya request pohon itu seharusnya ada di pekarangan rumah. Jadilah saya memilikinya.

Waktu berganti, pohon itu tumbuh subur rupanya. Daunnya hijau, bunganya pun mekar tak terbatas musim. 

Namun, lain teman mencibir, “kok kamboja seh, gak serem apa” – ” loe tuh kalau nanem yang gak ngebala daunnya, capek tahu bersihinnya” begitu bayang ternyata yang beragumen hanya soal pohon. 😉🤓.

Sampai saat dimana tulisan ini dibuat, kamboja berbunga warna merah masih tumbuh dan berkembang, seiring pertumbuhannya-memang ada daun yang layu berguguran, begitupun bunganya. Sesekali butuh untuk dibersihkab. Namun, sesekali memang butuh dihayati, bahwasanya – tak ada hidup yang sempurna, walau mahluk hidup lainnya.  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s