Saya mulai berpikir tentang kematian, bukan takut akan ajal merenggut – saya merasa ikhlas tentang hidup  yang telah saya jalani selama ini. Apa masih ada yang belum saya rasakan. Apa itu?

Maka dengan begitu, saya membuat beberapa checklist before i die, hehehe terlihat lucu kah? Atau bahkan seram? Mati kok di buat mainan.

Saya tidak bermaksud demikian – saya hanya berpikir tentang omongan seseorang, tentang menejemen hidup ; apa yang kita terima saat kita dilahir dan apa yang kita lepas saat kematian. Semua berbalik pada pola menerima dan melepas. Hidup yang bahagia ketika kita mampu menerima yang berkecukupan dan melepas tanpa beban.

Usia bisa menjadi patokan sebenarnya – tapi terlepas dari itu, ada hal yang saya rasa penting untuk menjadi pegangan. Entah apa itu saya pun tak bisa memberitahukannya.

Jadi belakangan yang saya pikirkan saya mulai memilah-milih tentang apa yang saya punya dan akan saya lepas nantinya. Saya tak ingin bersusah payah memikirkannya. Ini hanya menjadi sebuah catatan ringan untuk saya pribadi. Checklist sederhana yang mungkin bisa menjadi panduan agar saya lebih bersyukur atas Rahmad yang telah diberi oleh Nya.

Bagaimana dengan anda?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s